Amankan 400 Kg Selama 2018, Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya Dapat Reward

[Klikindonews.com], Lembaga Kajian Strategis Ke polisian Indonesia (Lemkapi) memberikan reward kepada Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya. Reward diberikan kepada tiga kasubdit.

Direktur Lemkapi, Edi Hasibuan, mengatakan reward ini diberikan karena dinilai sukses memerangi narkoba.

“Pertama tentu kami mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya selama ini. Kalau kita lihat dari berbagai polda, saya lihat Polda Metro Jaya cukup menonjol ya, bisa dibayangkan tahun kemarin itu sampai satu ton terus sekarang (2018) 400 kilogram, saya kira memang ini patut dicontoh oleh polda-polda lain, mudah-mudahan tertular polda-polda lain,” kata Edi di kantor Ditnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (3/1).

Dia berjanji akan menyambangi Polda lain untuk memberikan suatu penghargaan jika memang adanya yang mengikuti jejak Ditnarkoba Polda Metro Jaya atau mempunyai prestasi yang lain.

“Itulah mengapa kami memberikan apresiasi terhadap polda yang sudah bekerja dengan baik. Kemudian kami juga akan datangi seluruh polda nanti yang juga akan mengikuti langkah-langkah ini, kami ingin seluruh anggota Polri bergerak, terus meningkatkan kinerjanya, terus menjadi polisi yang promoter seperti apa yang menjadi program dari bapak Kapolri. Ini merupakan apresiasi mewakili masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wadir Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Audie Latuheru, mengatakan syarat untuk mendapatkan reward yakni harus bisa mengungkap kasus narkoba yang minimal berjumlah kilogram.

“Syaratanya banyak, memang harus menonjol. Jadi kalau ungkapnya gram-graman ya tidak menonjol. Respons masyarakat terhadap apa yang dikerjakan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya ini cukup hebat, ini muncul karena kinerja yang hebat pula,” ujar Audie.

Selain itu, Kasubdit I Ditnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan penghargaan yang diberikan ini juga sebagai motivasi jajarannya agar bisa lebih meningkatkan kerjanya dan memberantas narkoba.

“Penghargaan ini akan menjadikan motivasi pribadi tentu, anggota, unit, subdit bahkan direktorat untuk lebih lagi melakukan pengungkapan-pengungkapan, ini tentu kita berbicara masalah pada kebangsaan, kiranya kita ke depan bisa mengeliminir sebisa mungkin, tidak ada narkoba yang sampai di anak-anak bangsa,” kata Calvijn.

 

 

sumber : merdeka.com