Kapal Bermuatan 2.200 Ton Minyak Terbakar di Samudera Atlantik Ancam Kerusakan Ekosistem Laut

[Klikindonews.com] PARIS, – Kapal tanker yang bermuatan 2.200 ton minyak terbakar di Teluk Biscay, Samudra Atlantik Utara, dekat pantai barat Prancis, mengancam ekosistem laut.

Pihak berwenang Prancis mengatakan, kapal kargo itu berbendera Italia dan sedang mengangkut 45 kontainer berisi bahan bakar berbahaya.

Prancis bergegas menghentikan tumpahan minyak agar tidak masuk ke wilayah mereka.

Kapal dalam perjalanan dari Hamburg ke Casablanca, membawa 2.000 kendaraan dan 2.200 ton bahan bakar pada Minggu (10/3/2019) malam.

Sebanyak 26 awak kapal dan penumpang berhasil diselematkan oleh Angkatan Laut Kerajaan Inggris.

Setelah terbakar, kapal kemudian tenggelam pada Selasa (12/3/2019).

Video terlekat

  Royal Navy

@RoyalNavy

.@HMS_Argyll received a mayday from the container ship Grande America which was on fire. Watch what happened next. http://ow.ly/xq2n50mYsnh 

248 orang memperbincangkan tentang ini

Petugas dari Angkatan Laut Kerajaan Inggris menggambarkan bahwa kondisi kapal sangat mengerikan.

“Kapal-kapal berputar 30 derajat,” katanya.

Angkatan Laut Prancis menemukan tumpahan minyak. Dalam sebuah pernyataan, Prancis bersama melalui angkatan lautnya akan mencegah kerusakan lingkungan imbas tumpahan minyak tersebut.

 

 

 

sumber : okezone.com