Rekonstruksi Pembunuhan PNS Dicor Dilakukan di Tujuh Lokasi

[Klikindonews.com] PALEMBANG, – Ditreskrimum Polda Sumsel menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Apriyanita, Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang mayatnya dicor di TPU Kandang Kawat.

Adegan rekonstruksi kasus tersebut dilakukan di tujuh lokasi terpisah, Senin (2/12/2019). Ketujuh lokasi adegan rekonstruksi diantaranya di rumah korban, kantor perbankan, dua lokasi di kantor korban, di dua rumah dari dua pelaku serta di TPU Kandang Kawat.

Saat melakukan adegan rekonstruksi terungkap pelaku Yudi Tama Redianto merupakan teman korban sempat ingin masuk ke kantor korban Apriyanita (50).

Namun saat pelaku Yudhi akan masuk ke dalam kantor korban sempat dihalangi dua pegawai yang sedang berjaga di pintu karena pelaku tidak lagi bekerja di sana.

Sehingga pelaku Yudhi menunggu di depan kantor korban. Sedangkan korban Apriyanita masuk ke dalam kantor untuk absen.

Usai absen, korban langsung masuk ke dalam mobil pelaku. Namun, pelaku Yudi belum masuk ke dalam mobil meski melihat korban sudah masuk ke dalam mobil.

Pelaku Yudi masih berada di depan kantor dan sempat juga mengobrol dengan dua orang rekan kerja korban. Tak lama berselang, pelaku masuk ke dalam mobil.

Sebelum berangkat inilah, Yudi memiliki niat jahat untuk menghabisi nyawa korban. Dalam rencananya, pelaku memberikan air mineral yang telah di campur obat tetes mata.

Melihat korban lemas, pelaku Yudi langsung pergi menjemput pamannya yakni Nopi dan juga Ilyas. Nopi yang sudah dijemput, kembali lagi menuju kantor korban.

Namun, kali ini tidak langsung ke kantor korban akan tetapi di pinggir jalan tidak jauh dari kantor korban. Disinilah, mereka mengeksekusi korban di dalam mobil.

Tak jauh dari kantor korban, pelaku Yudhi bersama Nopi dan Ilyas mengeksekusi korban.
Di dalam mobil, Nopi yang sudah mempersiapkan tali nilon langsung memberikannya kepada Ilyas.

“Tarik lebih kuat,” kata Yudhi mempraktekan perbuatannya dalam adegan rekonstruksi tersebut.

Saat itulah, Ilyas menarik tali yang sudah menjerat leher korban Apriyanita. Setelah mengeksekusi, Yudhi langsung memegang tangan korban untuk memastikan korban meninggal.

Berhasil mengeksekusi korban, mobil yang dikendarai mereka langsung bergerak untuk mengantar Ilyas pulang ke rumahnya.

Pantauan SINDOnews, saat adegan rekonstruksi di lokasi pertama, keluarga Apriyanita sempat melampiaskan emosinya kepada Yudi yang baru saja turun dari mobil pengawalan.

Dua pria yang merupakan keluarga korban mendaratkan tonjokan ke wajah pelaku Yudi. Seketika, petugas pengamanan pun langsung melerai untuk menahan emosi keluarga korban tersebut.

“Sudah…sudah,” kata salah satu polisi yang berupaya meredam emosi keluarga korban.

Tak hanya itu, para tetangga korban juga menyoraki Yudi. Mereka terlihat geram saat melihat pelaku Yudi yang bertubuh gempal itu memperagakan satu per satu adegan pembunuhan.

 

 

sumber : sindonews.com