Brad Pitt dan Hikmah di Balik Peceraian dengan Angelina Jolie

[Klikindonews.com], Brad Pitt menemukan hikmah di balik perceraian dan perseteruannya soal hak asuh anak dengan Angelina Jolie. Pitt bahkan dikabarkan bersyukur dan berterima kasih kepada sang mantan istri yang bisa membuatnya menyadari betapa tangguh dirinya sebenarnya.

Aktor Allied itu bahkan tidak ‘membutuhkan’ alkohol untuk melalui cobaan itu.

“Brad bisa mempertahankan kesadarannya [tanpa alkohol] meski ada begitu banyak stres dan tekanan hukum yang dibebankan terhadapnya oleh Angelina selama masa ‘perang’ soal perceraian mereka,” ujar seorang sumber dekat Pitt kepada Hollywood Life.

Sumber itu menyebut Pitt terlihat bahagia dan bangga karena ia bisa melalui cobaan tanpa harus terjun ke kecanduan alkohol. “Dia sudah melewati hari-hari yang berat dengan kerja keras kegigihan untuk menjadikan dirinya lebih baik,” lanjut sumber yang sama.

Pitt sudah pernah membanggakan diri bahwa ia berhenti minum alkohol dalam wawancara dengan GQ Magazine edisi Mei tahun lalu.

Dalam wawancara itu ia mengatakan, saat muda ia banyak merokok dan minum minuman beralkohol. Ketika menikahi Jolie, ia menghentikan semuanya kecuali alkohol. Anehnya, kebiasaan itu justru hilang saat mereka bercerai. Anggur dan vodka digantinya dengan jus.

“[Sekarang] saya punya urine terbersih se-Los Angeles,” ujar Pitt berseloroh.

Menurut sumber yang diwawancara Hollywood Life, sebenarnya bisa saja Pitt kembali ke kebiasaan minum. Itu merupakan jalan termudah baginya untuk melupakan sejenak segala masalah yang membelit. Namun Pitt berhasil memenuhi janji terhadap dirinya sendiri.

Apalagi itu juga janji yang ia buat kepada anak-anaknya.

“Brad berhasil memenuhi janji kepada dirinya sendiri dan anak-anaknya untuk menjadi ayah yang lebih baik dan bersih [dari alkohol],” kata sumber itu.

Saat ini proses perceraian Pitt dan Jolie masih ‘nyangkut’ di pengadilan. Mereka masih berseteru soal hak asuh anak, sementara keenam buah hati mereka ikut bersama Jolie.

 

 

sumber : cnnindonesia.com