LIPI: Ikan Bergigi Mirip Manusia Banyak di RI, Bisa Dimakan

[Klikindonews.com],  — Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengatakan ikan bergigi manusia yang ramai diunggah salah satu akun Twitter @raff_nasir pada 2 Juli 2020 lalu, merupakan jenis ikan Rhinecanthus verrucosus dan sering dikonsumsi masyarakat.

Menurut Peneliti Oseanografi LIPI Selvia Okta, ikan jenis ini memang banyak ditemukan di perairan Indonesia.

“Jadi berdasarkan foto yang ada di Twitter, nama latinnya Rhinecanthus verrucosus atau nama umumnya Blackbelly triggerfish. Jenis ikan ini umum ditemukan di Indonesia, di mana Indonesia itu menjadi salah satu lokasi penyebaran,” kata Selvia saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (17/7).

“Pemanfaatannya sendiri, dia banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia jadi banyak orang yang mengenalnya dengan istilah nama ikan kambing atau ikan ayam atau pegot atau entong,” sambungnya.

Lebih lanjut kata Selvia, Rhinecanthus verrucosus memiliki kulit yang agak keras dan kasar, maka ada perlakuan khusus untuk menghidangkan ikan ini yaitu dengan cara dibakar.

Selvia pun menegaskan bahwa ikan trigger tidak berbahaya bagi nelayan dan penyelam.

Jika dilihat dari rantai makanannya, Blackbelly triggerfish tak termasuk ikan karnivora karena struktur giginya yang mendatar.

“Kalau dilihat dari struktur giginya, kayak bukan tipe ikan yang merobek. Kalau misalnya ada ikan yang gigi depannya bertaring, biasanya itu ciri-ciri karnivora,” ujar Selvia.

Makanan utama ikan Trigger adalah hewan invertebrata seperti ubur-ubur, hydra, cumi-cumi, dan cacing.

Selvia menuturkan panjang maksimal Blackbelly triggerfish yaitu 25 sentimeter menurut literatur yang ia himpun. Tetapi mungkin saja ada laporan lain panjang ikan lebih dari 25 sentimeter.

Selain itu Selvia mengatakan ikan trigger lebih suka tinggal di perairan dangkal dekat pantai, terutama di sepanjang terumbu karang.

 

 

sumber : cnnindonesia.com